6 Perbedaan KLX dan CRF, Bagus Mana?

perbedaan klx dan crf yang harus diketahui sebelum membeli

Kehadiran Honda CRF 150 L tentunya membuat segmen motor trail tidak lagi dikuasai oleh geng hijau. Dengan selisih harga sekitar 1 jutaan, Honda menawarkan varian barunya ini dengan harga yang lebih terjangkau.

Read more! Perbedaan KLX dan D-Tracker

Jika Anda melihat keduanya disandingkan bersama, maka seperti tidak ada perbedaan KLX dan CRF yang terlalu signifikan. Ground clearance tinggi, penggunaan ban dual purpose, serta adanya penyematan suspensi depan yang panjang menempel pada kedua jagoan off road ini. Meskipun begitu, tentunya kedua motor tersebut tetap memiliki perbedaan karena memang dari pabrik yang tidak sama.

Berikut 6 perbedaan KLX dan CRF yang bisa dijadikan sedikit referensi, terutama jika Anda ingin meminang salah satu motor trail dari dua kubu yang berbeda ini.

1. Dimensi

Masuk pada segi dimensi, KLX 150 BF memiliki panjang 2.070 mm, lebar 825 mm, dan tinggi 1.155 mm dengan berat kosong 118 kg plus tangki bahan bakar yang bervolume 6,9 liter. Sedangkan pada CRF 150 L memiliki panjang 2.119 mm, lebar 793 mm, tinggi 1.153 mm serta berat kosong 122 kg dengan kapasitas bahan bakar sebesar 7,2 liter.

Dilihat dari hal tersebut maka waktu penjelajahan dengan  CRF 150 L bisa lebih lama dan jauh karena kapasitas tangkinya yang lebih besar dibandingkan milik KLX 150 BF. Apalagi Honda dikenal sebagai motor yang irit bahan bakar.

Sementara untuk KLX 150 BF terkesan lebih memungkinkan untuk pengendalian yang mudah dan ringan karena bobotnya tidak melebihi 120 kg. Untuk ketinggian jok, antara KLX dan CRF hanya terpaut 1 mm saja, CRF 150 L setinggi 869 mm sedangkan pada KLX 150 BF 870 mm.

2. Mesin

Pada sektor dapur pacu, keduanya sama-sama memiliki mesin sebesar 150 cc SOHC dengan pendingin udara bertenaga sebesar 12,7 HP (CRF) dan 11,8 HP (KLX) yang disalurkan pada 5 transmisi percepatan manual. Soal torsi, Honda lebih unggul sebesar 12,43 Nm pada 6.500 rpm dan Kawasaki hanya sebesar 11,3 Nm pada 6.500 rpm.

Tidak terlalu besar memang, namun untuk karakteristik mesin motor trail, torsi yang besar sangat dibutuhkan untuk hentakan awal menerabas medan jalan. Hanya saja Kawasaki masih tetap mempertahankan penggunaan karburator sebagai jantung mekanis mesinnya. Sedangkan Honda telah menyematkan teknologi injeksi PGM-FI untuk pembakaran yang bisa lebih efisien.

3. Suspensi dan Ban

Melirik bagian depan suspensi pada motor trail Honda, disematkan suspensi terbalik atau upside down dengan diameter pipa 37 mm pabrikan Showa. Kemudian pada bagian belakang, terdapat suspensi monoshock pro-link ala Honda dengan pergerakan travel yang bisa mencapai 207 mm. Pada bagian ban, velg depan berukuran 21 inchi dilengkapi rem cakram bergelombang 240 mm serta ban belakang 18 inchi yang dilengkapi rem cakram bergelombang 220 mm.

Sementara KLX 150 BF, memiliki suspensi upside down dengan diameter pipa 35 mm, suspensi belakang monoshock sudah dapat diatur setelan preload-nya. Pada ban depan memiliki pelek berdiameter 21 inchi dengan piringan cakram 240 mm bergelombang serta ban belakang diameternya 18 inchi dengan cakram 190 mm model bergelombang juga.

4. Fitur

Saat Anda menaiki Honda CRF 150 L rasanya akan lebih  berkelas, dengan panel speedometer digital dan posisi stang yang dapat diatur maju mundur sesuai kebutuhan. Sedangkan panel indikator kecepatan pada KLX 150 BF masih menggunakan analog, begitu pun dengan volume bensinnya. Namun keduanya sama-sama menggunakan bohlam biasa di bagian lampunya. Di segi spion, KLX menggunakan spion dengan model bulat sementara CRF menggunakan spion heksagonal sebagai ciri khas Honda.

5. Bahan Bakar

Motor trail dengan ban dual purpose didesain agar bisa melaju di 'dua alam' sekaligus. Selain aspal, penggunaannya untuk off road juga dapat dilakukan, tidak heran jika motor tersebut sering digeber atau digas untuk mengejar torsi dalam menerjang rintangan sehingga konsumsi bahan bakarnya cepat habis.

Karena masih menggunakan karburator, maka konsumsi KLX 150 BF kalah efisien dari mesin injeksi milik CRF. KLX diklaim mampu menggunakan 1 liternya untuk menempuh jarak 31,8 km. Sedangkan CRF yang telah mengusung teknologi PGM-FI memiliki mekanisme pembakaran yang lebih baik sehingga lebih irit bahan bakar, 1 liternya mampu menempuh jarak 39,3 km.

6. Harga

AHM (Astra Honda Motor) hanya menawarkan satu varian CRF 150 L dengan satu pilihan warna saja. Kombinasi antara warna merah dan putih bisa Anda dapatkan dengan harga Rp 31,8 juta.  Sedangkan untuk KLX 150 BF di banderol dengan harga sebesar Rp 32,8 juta rupiah dengan pilihan warna hijau dan hitam.

Baik Honda maupun Kawasaki sama-sama menawarkan motor trail 150 cc dengan model yang sama serta karakter mesin yang setara. Namun tetap saja ada perbedaan KLX dan CRF yang akan Anda temui dari keduanya.

Bagi pengendara yang lebih menyukai modifikasi, maka KLX 150 BF bisa dijadikan pilihan karena masih mengadopsi pembakaran pakai karburator, sehingga lebih mudah untuk oprek mesin. Berbeda  dengan CRF 150 L yang mesinnya udah berteknologi injeksi, karena segala pengaturan jantung mekanis sudah diatur lewat ECU (Engine Control Unit).

Bagaimana, sudah bisa menjatuhkan pilihan?

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel